ramai yang sepi

kenapa ya? kadang saya merasa benar-benar seorang diri...meski diantara keramaian dan penuh sesak...
saya merasa benar-benar sendirian...
saya mengerti...memang rasa loneliyness ini hanya sebuah rasa yang merugikan....tapi kenapa susah sekali untuk mencoba keluar dari rasa sepi....sepi yang tidak beralasan...

terkadang saya merasa tidak ada yang mengerti.....
"sahabat dong!"

memang banyak sahabat, tapi yang benar-benar mengerti dan memahami saya,,,,,belom pernah saya temukan....(terkadang saya merasa begitu)

sampai suatu saat seorang sahabat pernah menulis pesan di komputer saya

"ceritakanlah padaku apa yang merisaukanmu...biar terbagi beban itu, karena kita dipersatukan dalam satu keinginan yang sama".......

ayem juga.....membacanya...merasa ada yang melindungi dan mau mengerti
memang dalam bersahabat, banyak hal2 yang terkadang tidak kita sukai dari teman tersebut....

tapi karena satu keinginan yang sama....karena prinsip yang sama...karena rindu kami yang sama akan institusi penegak aturan allah dimuka bumi....maka saya menepis semua rasa tidak enak, rasa lonely ness..., rasa sepi sunyi dan melankolis..rasa takut terluka yang terkadang datang saat benar2 seorang diri....memang tidak semua orang bisa mengerti dan memahami kita.... (ehm kaya' nasyid sapa gitu deh)


ceritakanlah padaku...apa yang mengharumkan hati dan jiwaku.........

aku bukan aku lagi...........

maaf

maaf...belom selesai tulisannya...komputer rada ngadat

pulang,...mampir bentar ngenet....
melewati hari yang sama...suasana yang sama, jalan yang sama..
tapi sempet ada angin kenceng banget...angin leysus...

mampir bentar jg di pgs or btc...katanya sih mangga duanya solo...
banyak kebutuhan komsumtif...banyak banget....ampe bingung mau beli mana....
saking banyaknya pilihan....
bener2 bingung...


btw, kenapa ya tidak semua yang mencintai ataopun dicintai itu suatu saat akan menjadi cinta sejati .... kenapa harus ada cinta sesaat...

hehe ngomong apa..

bingung....mau ke bekasi...tapi masih ada yang kudu diselesai in...

rasa hambar yang tiba2 menyelimuti

jangan pergi kesuatu tempat yang tak bisa kuikuti...
nanti saja...setelah aku pergi duluan..
aku tidak ingin terluka
aku takut...

gelisah tanpa batas

21 Juni Sabtu, jam 23.10…bumi yang masih sama…peradapan yang belum berubah

Tiba-tiba saja saya terbangun dan entah kenapa saya ingin menyelesaikan semua yang belum selesai. Saya ingin menjawab semua pertanyaan yang masih membelenggu….saya ga bisa hidup tenang ketika masih ada pertanyaan dan misteri yang sebenarnya bisa terselesaikan tapi belum terjawab.

Hahhh, mungkin saya orang yang aneh, saya emang suka penasaran dan binggung sendiri karena banyak hal2 yang tak saya mengerti tapi anehnya terjadi. Kenapa ya bisa begitu? Saya resah dan mencari jawabannya disetiap langkah…

saya tiba2 memahami arti “gelisah tanpa batas”

Sebelum nya, saya mungkin harus merefresh kembali segala ingatan yang tersimpan di memori dan processor via jadul yang sering lobet…

***** masih belom

Apa gunanya? Toh juga ga mungkin orang tersebut akan mempercayainya..meski seharusnya ia percaya saya. Tapi saya jadi bingung karena tersindir mengingat dulu pernah sahabatan dan menjalin komunikasi dengan seseorang yang ada di dunia maya..dan menjadi teman baik, teman ngobrol dan (teman minum teh dunia maya) sejak 2 tahun lalu sampai kemarin barangkali..

Hingga kemudian, saya merasa ada yang disembunyikan oleh sahabat saya tersebut. Saya sama sekali tidak tau menau tentang dia, jati dirinya, rumahnya, kesehariannya bahkan usianya pun saya tidak tau. tiba-tiba saya merasa saya ga fair (padanya), dan menyesal karena telah bercerita banyak tentang diri saya, alamat rumah, kesibukan saya, dan cerita-cerita tak bermutu saya…..padahal barangkali ia bosan….

Mungkin saya teman yang tidak baik baginya.

Saya harus menyalahkan diri saya karena baru menyadari sekarang, meskii sebenarnya sudah sejak dulu, saat pertama kalinya sahabat saya tersebut tidak menjawab pertanyaan tentang dirinya…

mungkin saya yang kurang pintar berbahasa sehingga membuatnya berat untuk bercerita tentang dirinya. Mungkin pertanyaan saya ga ada artinya, seperti pertanyaan seorang anak kecil pada ibunya yang bertanya kenapa nyamuk diciptakan di dunia ini. Mungkn baginya pertanyaan saya tidak berkelas dan ga penting banget.

Tapi sudahlah, lupakan saja bahasan tentang sahabat saya tersebut. Biarlah ia dengan dirinya yang tidak ingin diketahui dan biarkan lah saya dengan diri saya yang selalu ingin tau dan mengetahui (moga aja tidak menjadi orang yang sok tau).

Saya akui,
masih bersambung...readmore...di

www.detikwaktu.wordpress.com

sedang apa?

"Hai , sedang apa jam jam segini?"
"emangnya kenapa? aku sedang bermain-main kok"
"oh ya? bermain apa? playstation ya? ihh kurang kerjaan..."
"bukan kok...aku sedang bermain-main dengan perasaan manusia..."
"maksud loe?"
"iya, bermain-main dengan perasaan manusia.."
"ihhh kejam banget sehh...kenapa memilih perasaan manusia untuk kau permainkan? kenapa bukan perasaan boneka aja? atau manusia yang suka menjadi boneka? dan suka membebek? kenapa seh?"
ya habis...manusia bisa menangis...aku suka airmata,,aku suka melihat orang menangis. apalgi anak-anak, orang tua, perempuan, kakek, nenek anak muda smuanya suka...

"lalu dgn apa kamu membuat mereka menangis?"
"gampang aja...pertama-tama aku menawarkan padanya sesuatu yang menggiurkan..."

"misalnya apa?"
"contohnya, pinjeman utang bagi mangsa yang kekurangan uang or miskin...lalu aku menjerat mereka sampai mereka benar-benar menangis...."

huhh dasar orang ga bener...hidup ini cuma sekali kenapa sih...memilih jalan yang batil?

bersambung..seperti biasa